
Pujian Anak sekolah Minggu ikut mewarnai natal GSRI Kabanjahe di Jalan Veteran, Kabanjahe, Karo, Kamis ( 22/12).
KARO (minbarsumut.com) – Gereja Sidang Rohul Kudus Indonesia (GSRI) Kabanjahe merayakan natal penuh sukacita dan berlangsung hikmat di gedung GSRI Jalan Veteran, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumut, Kamis malam (22/12).
Doa pembuka oleh Gembala Sidang GSRI Pdt Drs Ependi Bukit dan dilanjutkan pujian Hormati Hu. Acara natal dipandu oleh HT Pilip Ginting. Sukacita natal terpancar dari kepujian dan penyembahan dari anak-anak sekolah minggu, Pemuda – Pemudi, Kaum Bapak, Ibu jemaat GSRI Kabanjahe, Vocal Group, Sekolah Alkitab, Hamba-hamba Tuhan dan undangan mewarnai sukacita atas kelahiran sang Juruselamat Dunia.
Kepujian bagi Tuhan dikumandangkan oleh anak sekolah minggu, remaja, pemuda-pemudi yaitu pujian Selamat-selamat datang, hari ini ialah hari Natal, Girang besar, mari kita pergi ke kota Betlehem, Yesus Raja damai, Mari semua orang, Yesus Cinta saya, Yesus Terang dunia, lilinku terang, tetap percaya, hari natal telah tiba. Aku kecil tapi berharga, lonceng natal, sambutlah dia, Gloria, Natal Haleluyah, sambutlah kelahiran anak yang kudus, doa di malam natal, sambutlah sang raja, di malam yang sunyi dan senyap, kudiberi sukacita,
Kepujian Raja surga jadi manusia, kau yang terindah oleh Kaum Bapak dan hai negeri Betlehem kecil, selagi masih ada waktu dipersembahkan oleh kaum Ibu.
Dilanjutkan pujian Joy to the world oleh pemuda-pemudi, pujian hari lahir sang juruselamat disampaikan oleh Sekolah Alkitab, Selamat natal semua, selamat hari natal oleh anak sekolah minggu, generasi muda, selamat hari natal oleh pemuda-pemudi dan pujian Klak ada tangisan dan jangan lelah oleh para Hamba Tuhan.
Perayaan natal GSRI Jemaat Kabanjahe ini juga diwarnai dengan nyanyian sumbangan, liturgi anak-anak sekolah minggu dan pemuda – pemudi.
Lagu malam kudus diiringi penyalaan lilin-lilin kecil bagi seluruh hadirin turut menyemarakkan suasana natal.
Natal ini dirayakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan dihadiri sekitar 1800 orang yang berasal dari cabang GSRI di tanah air dan tergabung sekitar 80 Hamba-Hamba Tuhan GSRI.
Renungan natal disampaikan oleh Gembala Sidang GSRI Pdt Drs Ependi Bukit. Dalam renungannya disampaikan makna natal adalah kasih Allah yang begitu besar pada manusia dalam Yohanes 3:16 disampaikan karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3 : 16).
Namun melalui kuasa kelahirannya, Tuhan Yesus menghendaki kita menjadi manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya (Kolose 3:10).
Dan Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara (Yesaya 43:19)
“Tuhan selalu buat sesuatu yang baru dan memberikan pembaharuan untuk kita. Untuk itu marilah kita bersedia untuk terus dibaharui dan kembali kepada kasih mula-mula, dan harus hidup benar, bertambah benar, kudus bertambah kudus, maka dia akan memberkati dan menyertai kita senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Tahun 2023 kita tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi bagi orang percaya, kita optimis menjadi tahun kemenangan dan Tuhan memberkati kita, “ tandas Gembala Sidang GSRI ini sukacita.
Laporan : Rahel Sukatendel.