Kapolri Diminta Turun ke Polres Pematangsiantar, Terkait Aksi Barbar Security PTPN 3

P. SIANTAR (mimbarsumut.com) – Aksi security PTPN 3 Kebun Bangun Gurilla Kota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara kembali mencekam.

Kali ini, pihak Kebun Bangun Gurilla yang diduga membawa ‘tukang pukul’ dengan diberi seragam security, merusak rumah warga dengan berbagai peralatan termasuk melempar batu ke warga setempat.

Kejadian Rabu (25/1), ratusan badan tegap dengan baju seragam security merusak rumah warga dengan peralatan sejata tajam termasuk dengan batu untuk melempar pemilik rumah di lokasi kejadian.

Parluhutan Banjarnahor Divisi Hukum Front Gerilawan Siantar (FGS) selama mendampingi korban di Polres Pematangsiantar, Sumatera Utara, kepada wartawan menjelaskan, security membogem warga bernama Tiomerli Sitinjak (54) sehingga Ketua Kelompok Tani Sejahtera tersebut mengalami wajah lembam dan bengkak.

“Pihak kebun Bangun Gurilla memukul warga dan melempar warga dengan batu dan kayu. Selain melakukan pengrusakan, beberapa mahasiswa dan warga dikeroyok, hingga mengalami luka luka termasuk kenderaan mereka,” ucap Parluhutan Banjarnahor

Saat ini warga Kampung Baru Kelurahan Gurilla Kota Pematangsiantar didampingi Penasehat Hukum Masyarakat Gibson Aruan, Alwi Siregar, Agusman Silaban berada di Polres Pematangsiantar dan Polsek Martoba membuat laporan pengaduan warga.

Korban yang melapor ke pihak berwajib antara lain, Tiormerli Sitinjak (54), Selvia Ramadhani (30), Denara Sihotang (20), Vio (11) anak – anak, Tiurlina Sihombing (40), Wirtawaty Sitanggang (33) dan Mario Gloryes Situmorang (27).

Penasehat Hukum Korban meminta kepada Kapolri agar turun ke Pematangsiantar, Sumatera Utara, karena dianggap pihak Polres Pematangsiantar Sumatera tak sanggup mengamankan pihak PTPN III Bangun

Sementara Kapolres Pematangsiiantar AKBP Fernando SIK melalui Humas AKP Rusdi Ahya belum memberi jawaban saat dikonfirmasi Kamis (26/1).

Sedangkan Manajer Kebun Bangun Eko Susanto melalui Humas Doni Manurung juga belum memberi tanggapan atas peristiwa tersebut. (Tim)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed