
SIMALUNGUN (MS) – Banjir bandang yang melanda dan mencemari lingkungan di Danau Toba, diduga salah satu penyebabnya akibat perambahan hutan yang berada di kawasan hutan Sitahoan Parapat Kab. Simalungun Sumatera Utara.
Hal itu dikatakan Ketua DPD Partai Nusantara Sumatera Utara Syam Hadi Purba Tambak SH menjawab pertanyaan awak media, tentang banjir melanda Kota Parapat, Sabtu (15/05/2021) di Siantar Hotel.
Ketua DPD Partai Nusantara Sumatera Utara meminta kepada Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK agar menangkap pelaku perambahan hutan di Kab. Simalungun Sumatera Utara, khususnya perambah hutan di Sitahoan dan hutan Sianak Anak.
Selain itu, Syam Hadi mengharapkan Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga agar serius berkordinasi dengan Kapolres AKBP Agus Waluyo dalam menangani perambahan hutan di Kabupaten Simalungun.
Dikatakan, DPD Partai Nusantara Sumatera Utara telah menugaskan tim investigasi ke lapangan tentang perambahan hutan di daerah Sitahoan karena ada dugaan Pengusaha L Perambah hutan memasok hasil kayu ke kilang B di Pematangsiantar di wilayah Pondok Sayur dan di Jalan Asahan Kec. Siantar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, ujarnya.
Laporan : Anton Garingging