Perampokan Bank Swasta Terjadi di Karawang, Pasukan Brimob Diterjunkan ke Lokasi

NASIONAL45 views
Ilustrasi Perampokan

KARAWANG (MS)  – Perampokan bank terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (26/11/2021) pukul 12.00 WIB.

Perampokan tersebut terjadi di sebuah bank swasta yang berada di di Kamojing, Kecamatan Cikampek.

Berdasarkan pantauan terkini di lokasi, polisi masih memeriksa dan mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.

Lokasi kejadian juga masih diguyur hujan dengan intensitas sedang, hujan turun sekira beberapa menit pascakejadian.

Video sekumpulan pasukan Brimob yang mendatangi lokasi kejadian juga sempat viral melalui pesan berantai WhatsApp.

Belum ada informasi lengkap mengenai jumlah pelaku dan jumlah uang yang dicuri.

Pihak berwenang juga belum bersedia memberikan tanggapan apapun.

Salah satu petugas keamanan di samping lokasi bank tersebut membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya benar, itu masih pada di dalam (Polisi) lagi diperiksa katanya,” ujar seorang petugas keamanan, Jumat (26/11/2021).

Menurut Kepala Polisi Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago, perampokan itu terjadi pada Jumat siang pada sebuah bank swasta di Bukit Indah, Karawang.

Perampokan ini terjadi sekitar pukul 11.00-12.00 WIB.

“Iya sekitar jam 11-12 siang, jadi pada saat Jumatan,” kata Erdi saat dikonfirmasi Jumat (26/11/2021).

Dikatakannya, pada saat perampokan terjadi, bank dalam kondisi beroperasi dan banyak nasabah.

Meski begitu, tak ada korban jiwa dalam perampokan tersebut.

“Korban jiwa tak ada,” ucapnya.

Erdi menyebutkan, pelaku berhasil menggondol uang ratusan juta rupiah dari aksinya yang dilakukan siang bolong itu.

“Kurang lebih uang diambil lebih dari Rp 300 juta,” ujarnya.

Disinggung berapa orang pelaku yang terlibat dalam perampokan dan adanya upaya penyanderaan oleh perampok, Erdi mengatakan bahwa hal ini dalam penyelidikan.

“Masih diselidiki,” ucapnya.

Saat ini, katanya, anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan informasi dan petunjuk terkait peristiwa perampokan itu.

“Ini kan semua sedang di TKP, Dirkrimum juga sudah di sana sekarang masih olah TKP masih mendatakan saksi minta keterangan jadi kita belum tahu pelakunya berapa orang,” ucapnya.(TRIBUNNEWS.COM).

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed